Ide- ide Bisnis

5 Langkah Untuk Mengambil Keputusan Bisnis

Bukan tidak mungkin di masa sulit ini, kita dapat menaikan omset berkali-kali lipat. Artikel ini akan membahas bagaimana cepat naik kelas dengan berbagai jalur distribusi. Sebagai praktisi dan penggiat UMKM, tak jarang saya mendengarkan curhat atau pertanyaan dari pelaku usaha mengenai tawaran order white label.

“Tips tambahan supaya dapat go internasional, tentu saja keunikan produk, khususnya kopi susu gula aren yang merupakan kopi type Indonesia,” tambah James. Modal bisa berupa modal pribadi, kerjasama dengan teman, atau mencari investor. Jika kopi yang Anda distribusikan sudah berbentuk jadi atau bubuk, Anda akan lebih mudah memasarkannya ke grocery store, toko oleh-oleh, atau bahkan komunitas pecinta kopi.

Hal yang perlu diketahui dalam membuat suatu usaha bisnis kopi

Kelebihan pilihan yang kedua, nilai saham kita sudah berkembang pesat dibandingkan awal mendirikan perusahaan. Keuntungan mendapatkan investor baru menjadikan usaha kita bisa berkembang pesat, dibandingkan jika kita masih mengandalkan modal sendiri yang mungkin masih terbatas. Inti dari sistem waralaba adalah menjual produk yang sudah benar-benar memiliki nama. Oleh karena itu, untuk memastikan arus pendapatan yang sehat, penting sekali untuk memilih produk waralaba yang memang memiliki massa atau penggemar. Terlebih lagi, dengan merintis sendiri bisnis tersebut, kamu jadi lebih punya banyak kesempatan untuk bereksperimen dalam pengembangan bisnismu.

Semisal kamu ingin membuka kafe smoothie, kunjungi sebanyak mungkin kafe yang serupa dan buat catatan mengenai keadaan toko tersebut. Begitu kamu tahu alasannya, kamu bisa mengaplikasikan ide kreatif yang serupa di tokomu. Buat ide tersebut menjadi lebih relevan, sesuai dengan konsep bisnismu. Memulai usaha kedai kopi memang cukup menjanjikan dan dengan modal yang tidak terlalu besar untuk sebuah kedai kopi sederhana, dengan handbook brewing.

Untuk usaha ini, saya tentukan jumlah lembar saham sebanyak 500 lembar saham. Investor biasanya melihat seberapa bagus prospek dari usaha tersebut. Meskipun sebenarnya nilai perusahaan sangat bergantung dari perspektif pemberi nilai. Hasil nilai perusahaan ini hanya bisa memberikan suatu kisaran nilai, bukan nilai yang tepat atau nilai pasti dari suatu aset. Walaupun dalam teknik melakukan penilaian, banyak menggunakan perhitungan matematis dan rumus-rumus keuangan. Hal itu disebabkan saat melakukan perhitungan banyak menggunakan asumsi atau perkiraan dan proyeksi rencana usaha.